SCM Music Player

Senin, 09 Maret 2015

Pertemuan ke-3
“Menganalisis Budaya Politik di Indonesia”

a.   Pengertian Budaya Politik yang ada di Indonesia
        1.      Budaya politik Tradisional
Budaya politik yang mengedepankan satu budaya dari etnis tertentu yang ada di Indonesia.
        2.      Budaya politik Islam
Budaya politik yang lebih mendasarkan idenya pada satu keyakinan dan nilai agama tertentu, hal ini tentu saja agama islam. Agama islam di Indonesia mayoritas dan Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
        3.      Budaya politik Modern
Budaya politik yang mencoba meninggalkan karakter etnis tertentu atau pendasaran pada agama tertentu.Pada masa pemerintahan Orde Baru dikembangkan budaya politik modern yang dimaksudkan untuk tidak mengedapankan budaya etnis atau agama tertentu.

b.   Contoh-contoh dari Budaya Politik yang ada di Indonesia
1.      Budaya politik Tradisional :
-          Budaya politik yang berangkat dari paham masyarakat jawa. Hal ini pernah terjadi ketika Soeharto memimpin negeri ini selama lebih dari tiga dekade.
-          Presiden harus warga pribumi
-          Presiden harus beragama Islam
-          Presiden minimal berusia 40 tahun.
-          Harus laki-laki.
-          Yang menjadi Presiden harus golongan bangsawan (Darah Biru).
-          Berjalan dengan duduk saat menghadap atasan
-          Mengutamakan kuantitas dari pemimpin
2.      Budaya politik Islam :
-          Penduduk Islam lebih banyak, sekitar 85% dari Indonesia beragama Islam.
-          Lebih mengutamakan pemimpin yang beragama Islam
-          Lebih mengutamakan yang laki-laki
3.      Budaya politik Modern :
-          Meninggalkan tradisi yang tradisional.

-          Lebih mengarah ke kualitas Pemimpin.

Senin, 02 Maret 2015

Tugas Budaya Politik

Tugas Bab: Budaya Politik

A.      Macam – macam budaya politik
1.       Budaya Politik Parokial ialah budaya politik yang tingkatannya sangat rendah yang terjadi di suatu wilayah kecil dalam suatu negara.
·   Contoh:
-  Tidak paham Negara
-  Tidak mengerti siapa Pemimpin Negaranya
-  Tidak paham ideologi negaranya
-  Tidak mengikuti pemilu
-  Hanya menganut paham yg ada di daerahnya saja
2.       Budaya Politik Kaula ialah budaya politik yang tingkatannnya sedang  budaya politik yang ini berada dalam suatu wilayah yang agak lebih besar dari sebelumnya.
·    Contoh :
-  Pada penduduk kota yang telah memiliki kesadaran politik yang cukup tinggi dan ketaatan serta royalitas kepada pemimpin politik yang cukup besar
-  Penduduk yang sadar akan pentingnya pemilu dan hanya ikut pemilu saja
-  Menjadi anggota dalam pemilu
-  Menerima hasil keputusan
-  Hanya mengikuti alur dari pemerintah saja
3.       Budaya Politik Partisipan ialah budaya politik yang tingkatannya tinggi
·    Contoh :
-  Ikut pemilu / pilkada serta aktif memberikan masukan maupun feedback bagi pembuatan kebijakan, baik di tingkat pusat maupun tingkat lokal
-  Mandirikan Parpol dan aktif dalam Parpol tersebut
-  Aktif dalam Hal Politik
-  Mengadakan kampanye
-  Mengadakan Demokrasi

B.      Perilaku Politik ialah pelaku politik yang mengedepankan kepentingan umum dari kepentingan pribadinya.
·      Contoh :
-  memberikan suara dalam pemilu.
-  membuat partai politik.
-  memenuhi persyaratan undang-undang.
-  Berhak untuk menjadi pimpinan politik 

-  Ikut mengkritik atau menurunkan para pelaku politik yang berotoritas 

Minggu, 28 Desember 2014

Tugas BAB 6

Catatan Sistem Demokrasi
·         Keindahan Berdemokrasi ialah:
A)     Rakyat tidak hanya sebagai objek yang dijadikan pusat pemerintahan, tetapi rakyat juga berpartisipasi dalam pelaku demokrasi.
B)      Pemerintah menghargai HAM,  khususnya pemerintahan tertinggi berada di tangan rakyat.
C)      Rakyat diberi kebebasan dalam berkumpul, berserikat, dan mengeluarkan pendapat.
D)     Tidak ada unsur-unsur detaktorisme, kekejaman, sewenang-wenang, dan pemaksaan.
E)      Adanya usaha kebersamaan untuk menyelesaikan masalah berbangsa dan bernegara.
·         Ada Dua Unsur Demokrasi:
A)     Keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan
B)      Penghargaan dan penghormatan HAM dalam konstitusi , khususnya hak berbicara dan hak berpendapat.
·         Bentuk-bentuk sistem Demokrasi di lingkungan sekolah :
a)      Pemilihan ketua Osis
b)      Pemilihan ketua Kelas
c)       Pemilihan ketua organisasi
d)      Menentukan suatu tema dalam kelompok
e)      Menentukan ketua organisasi

A.      Hakikat Warga Negara dalam Sistem Demokrasi
Pertanyaan dan tugas mandiri.
Hal : 34
Pertanyaan: Mengapa pemerintah tidak menertibkan para orang jalanan tersebut? Dan apabila di tertibkan kebijakan-kebijakan apa saja yang akan di lakukan oleh pemerintah untuk orang jalanan itu?

Hal : 35
3. Apa akibatnya apabila tidak ada UU yang mengatur mengenai Demokrasi?
4. Apa yang di maksud dengan berserikat?

Hal : 37
a)      Nama    : Irfan Bachdim
b)      Sebab   : Irfan Bachdim ialah salah seorang pemain sepaok bola yang berasal dari Luar Negeri. Ia memutuskan untuk bermain sepak bola di Indonesia dan membela TIMNAS Indonesia. Menjadi WNI adalah salah satu syarat dalam pemain TIMNAS, maka dari ituIrfan Bachdim sekarang menjadi WNI.
c)       Tanggapan : Seharusnya kita sebagai WNI asli harus len=bih bersemangat membela TIMNAS, sehingga TIMNAS kita tidak membutuhkan WNA untuk membela TIMNAS yang harus di naturalisasi terlebih dahulu untuk membela TIMNAS.
Hal : 38
·         Sistem Demokrasi ialah adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.
·         Kelebihan :
1.       Rakyat memiliki kontrol terhadap kekusaan politik
2.       Demokrasi ini mampu meningkatkan kesadaran politik rakyatnya, serta merangsang mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pribadinya.
3.       Menurunkan ketergantungan rakyat kepada elit politik
4.       Mudah diterapkan pada komunitas dengan jumlah kecil
·         Negara yang menganut sistem demokrasi :
1. Norwegia    6. Australia    11. Luksemburg    16. Republik Ceko        21. Jepang
2. Islandia       7. Swiss          12. Irlandia             17. Uruguay                  22. Korea Selatan
3. Denmark     8. Kanada      13. Austria             18. Britania Raya          23. Belgia
4. Swedia        9. Finlandia    14. Jerman            19. Amerika Serikat      24. Mauritius
5. Indonesia    10. Belanda   15. Malta               20.  Selandia Baru        25. Spanyol



·         Ciri-ciri Demokrasi :
a.       Adanya lembaga perwakilan rakyat yang mencerminkan kehendak rakyat.
b.      Adanya pemilihan umum yang bebas dan rahasia.
c.       Adanya kekuasaan atau kedaulatan rakyat yang dilaksanakan oleh lembaga yang bertugas mengawasi pemerintahan.
d.      Adanya susunan kekuasaan badan atau lembaga negara yang ditetapkan dalam undang-undang dasar negara.
·         Dua asas pokok demokrasi, yaitu sebagai berikut.
a.        Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan. Misalnya, pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan wakil rakyat yang akan duduk di majelis atau dewan.
b.        Pengakuan hakikat warga negara sebagai manusia. Misalnya, adanya pengakuan dan jaminan dari pemerintah untuk melindungi dan menegakkan hak asasi bersama demi kepentingan bersama.
·         Asas-asas Demokrasi sebagai berikut.
a.       persamaan;
b.      keseimbangan hak dan kewajiban;
c.       musyawarah untuk mufakat;
d.      mewujudkan keadilan sosial
e.      kebebasan yang bertanggung jawab;
f.        mengutamakan persatuan nasional dan kekeluargaan;
g.       cita-cita nasional.
·         Adapun prinsip-prinsip demokrasi Pancasila, yaitu sebagai berikut.
a.       pembagian kekuasaan;
b.      rule of law;
c.       perlindungan hak asasi manusia;
d.      partai politik yang lebih dari satu;
e.      pemilu;
f.        pers yang bebas;
g.       keterbukaan manajemen (open management).




Hal : 42

 Lingkungan
Sikap dan Perilaku yang Kurang Mencerminkan Demokrasi
Akibat dari Sikap Kurang Menerapkan Demokrasi
Cara Membina dan Membiasakan Demokrasi
1.           Keluarga





2.            Sekolah




3.     Masyarakat





4.     Bangsa dan Negara
a)     Sikap kurang sopan terhadap yang lebih tua.
b)    Sikap tidak mau mengalah.
c)     Sikap ingin menang sendiri


a)     Sikap tidak menghargai teman.
b)    Tidak melaksanakan kewajibannya.
c)     Sikap semaunya di sekolah.

a)     Sikap sewenang-wenang terhadap tetangga.
b)    Tidak mau berbaur dengan tetangga.
c)     Tidak melaksanakan kerja bakti.

a)       Tidak mau membayar pajak
b)       Tidak ikut Pemilu
c)       berdemonstrasi
a)     Kurang dihargai

b)    Terjadi pertengkaran
c)     Yang lain dirugikan


a)     Dijauhi teman
b)     Menjadi malas
c)     Dijauhi teman


a)     Dibenci tetangga
b)    Menjadi bahan omongan tetangga
c)     Diberi sanksi


a)     Pembangunan fsilitas negara macet
b)    Pemimpin tidak sesuai dengan hati
c)     Merugikan pihak yang di demo
a)     Harus menghargai orang lain
b)    Harus mengalah
c)     Tidak ada sikap ingin menang sendiri

a)     Menghargai teman
b)    Harus melaksanakan kewajiban
c)     Mematuhi peraturan

a)       Harus menghargai
b)       Harus saling akrab terhadap tetangga
c)       Harus saling kerja bakti

a)       Harus wajib bayar pajak
b)       Harus mengikutu Pemilu jangan Golput
c)       Menyelesaikan msalah dengan baik.

B.      Hak Warga Negara dalam Berbangsa dan Bernegara.
Hal : 43
1.       Gambar diatas menyatakan bahwa pengemis tersebut belum mendapatkan hak layak hidup, sehingga ia masih mengemis untuk memenuhi kehidupannya.
2.       Karena bantuan-bantuan dari pemerintah belum mencukupi kebutuhan orang tersebut, dan bantuan tersebut belum tersalurkan dengan baik kepada para warga kurang mampu.
3.       - Kurangnya perhatian dari pemerintah
- Tuntutan keluarga
- Lapangan pekerjaan yang sempit / kurang.
4.       Membuka lapangan pekerjaan untuk mengatasi angka pengangguran yang ada.
5.       Bagaimana kebijakan pemerintah dalam hal ini?

Hal : 44
a)      Gambar pelanggaran hak terhadap sesama teman.
b)      Perilaku tersebut menunjukkan sikap yang buruk, seharusnya sebagai teman kita harus saling melindungi, bukan malah sebaliknya yang menyakiti. Seharusnya kita mendapat hak atau perlakuan yang sama terhadap sesama teman.




Hal : 46

NO.
PASAL
BUNYI PASAL
HAK TENTANG
1
27 Ayat (1)
Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengann tidak ada kecualinya
Persamaan kedudukan di depan hukum dan pemerintahan
2
27 Ayat (2)
Tiap - tiap warga berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
 pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
3
28
 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran
dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran
4
28D Ayat (3)
Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan
 Memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan(Keadilan)
5
28E Ayat (3)
Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat
kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat
6
1 Ayat (2)
Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut undang undang dasar
Kedaulatan berada di tangan rakyat (BERDAULAT)
7
2 Ayat (1)
Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan Anggota anggota Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih melalui pemilihan umum dan diatur lebih lanjut dengan undang-undang.
DPR,DPD ,dipilih melalui Pemilihan Umum  (MEMILIH/MENGELUARKAN SUARA /MENGELUARKAN PENDAPAT DALAM MEMILIH PEWAKILNYA)
8
6A Ayat (1)
Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan  secara langsung oleh rakyat
Presiden dan Wakil presiden dipilih melalui Pemilu(Pemilihan Umum )oleh rakyat (MEMILIH/MENGELUARKAN SUARA /MENGELUARKAN PENDAPAT DALAM MEMILIH PEMIMPINNYA)
9
19 Ayat (1)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dipilih melalui Pemilihan Umum
Memilih/mengeluarkan suara/mengeluarkan pendapat dalam memilih pewakilnya
10
22C Ayat (1)
Anggota Dewan Perwakilan Daerah dipilih dari setiap provinsi melalui Pemilihan Umum
Memilih/mengeluarkan suara/mengeluarkan pendapat dalam memilih pewakilnya

C.      Kewajiban Warga Negara dalam Berbangsa dan Bernegara
Hal : 47-48
1.       Kurangnya sosialisasi dari pemerintah mengenai pentingnya PBB.
2.       Memberi sosialisasi terhadap setiap desa mengenai pentingnya PBB terhadap pembangunan fasilitas negara. Dan keuntungan kembali kepada masyarakat.
3.       Kurangnya kesadaran, kurangnya wawasan, kurang biaya.
4.       Masyarakat kurang menyadari akan pentingnya PBB.
5.       Tidak ada.

D.      Fungsi Tanggung Jawab Warga Negara dalam Proses Demokrasi.
Hal : 51
1.       Menurut saya lembaga KPU sudah melaksnakan tugas dan fungsinya cukup sesuai, meskipun terkadang dalam setiap pemilu masih ada saja penyelewengan-penyelewengan kecil dalam pemilu.
2.       Karena rasa kurang puas terhadap keputusan hasil Pemilu tersebut.
3.       Tidak, karena itu bukan budaya bangsa Indonesia.
4.       Seharusnya pengunjuk rasa tidak melakukan hal yang mengadalkan fisik dan tidak berakal serta merusak dan merugikan sarana dan prasarana milik orang lain , seharunya kita sebagai bangsa indonesia yang beradab dapat menyelesaikannya dengan cara musyawarah.
5.       Meurut saya, proses demokrasi di Indonesia masih belum sempurna dan berjalan dengan baik.

Hal : 52

No.
Bidang
Hak
Kewajiban
1.
Politik
Hak untuk memilih dan dipilih, mendirikan dan memasuki suatu organisasi sosial politik dan ikut serta dalam pemerintahan.
Memilih dalam pemilihan umum atau pelaksanaan demokrasi lain.
2.
Pendidikan
Hak mendapatkan Pendidikan yang layak
Menempuh pendidikan dengan semangat dan belajar dengan rajin
3.
Ekonomi
Hak mendapatkan barang yang layak dan sesuai
Berkewajiban menjadi pelaku ekonomi yang baik
4.
Sosial Budaya
Hak mengambil manfaat dari hasil-hasil budaya yang ada
Menjaga semua budaya yang ada
5.
Hankam
Hak mendapatkan keamanan dimana saja
Salingenjaga keamanan terhadap semua warga
6.
Hukum
Hak mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum
Untuk menaati hukum
7.
Agama
Hak memilih agama yang akan dianut
Menjalankan kewajiban menurut agama masing-masing
8.
Kesehatan
Hak mendapatkan kesehatan yang layak
Kewajiban menjaga kesehatan
9.
Tenaga Kerja
Hak mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai
Kewajiban untuk bertanggung jawab dalam pekerjaan.
10.
Komunikasi
Hak berkomunikasi dan mendapatkan informasi
Kewajiban dalam menjaga komunikasi antar orang